Setelah kembali ke Indonesia, Ki Hadjar Dewantara mendirikan sebuah lembaga pendidikan National Onderwijs Instituut Taman Siswa atau Perguruan Nasional Taman Siswa. Lembaga pendidikan ini dikenal dengan konsep “pendidikan untuk semua” yang memberikan kesempatan kepada semua orang untuk belajar, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi.
Setelah kemerdekaan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai Menteri Pendidikan. Filosofi pendidikan yang diusungnya masih populer hingga saat ini, yaitu “tut wuri handayani” yang artinya di belakang memberi dorongan.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional
Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional untuk menghormati Ki Hadjar Dewantara. Pada hari ini, seluruh masyarakat Indonesia diminta untuk merenungkan peran penting pendidikan dalam membangun bangsa.
Banyak kegiatan yang dilakukan pada Hari Pendidikan Nasional, seperti upacara bendera, seminar, diskusi, dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan.

















