Untuk efektivitas maksimal, pada bulan Juni, bersama dengan Bunda PAUD, PKK (Gerakan Kesejahteraan Keluarga), Forikan (Pemberdayaan Perempuan), dan pihak lainnya, kami akan menghabiskan tiga hari setiap bulannya tinggal di desa-desa di berbagai distrik. Hal ini dilakukan untuk secara langsung melihat kondisi dan segera mengambil tindakan yang tepat,” jelasnya.
Rapat koordinasi dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ervawi, Bunda PAUD Provinsi Babel Maya Suganda Pasaribu, Bunda PAUD dari semua kabupaten dan kota, Bunda PAUD dari setiap kecamatan, dan HIMPAUDI (Asosiasi Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia). Selama pertemuan, seorang perwakilan dari Bunda PAUD di Bangka Induk menyampaikan kekhawatiran tentang perlunya peluang pendidikan lanjutan bagi guru-guru untuk meningkatkan kompetensi mereka. Sayangnya, gaji terbatas yang diberikan seringkali menghambat guru-guru untuk mengejar pendidikan tambahan.
















