Maya Suganda Pasaribu menjelaskan bahwa ketika ada acara semacam itu, akan berdampak positif pada sektor pariwisata, ekonomi kreatif, peningkatan jumlah industri kecil dan menengah (IKM), penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan pengrajin lokal.
Sementara itu, Event Limoff yang diinisiasi oleh Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Babel dalam memperkenalkan produk wastra ke panggung internasional.
“Saya yakin produk wastra dari Babel tidak kalah dengan produk dari daerah lain,” ungkapnya.
Menurutnya, Babel memiliki produk wastra yang berkualitas dan potensial untuk ikut serta dalam panggung internasional.
“Babel telah memiliki banyak pelaku usaha yang berkomitmen dalam mengembangkan industri wastra, seperti Ishadi, Sepiak, Destiani, Kampung Katak, dan banyak di antaranya sudah merambah ke dunia fashion,” sambungnya.
Maya Suganda Pasaribu menambahkan bahwa kedepannya, sesuai dengan target Dekranasda untuk meningkatkan kesejahteraan para pengrajin, pihaknya bersama dengan perusahaan milik negara (BUMN), lembaga perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya akan terus bersinergi dalam memberikan fasilitas pelatihan dan pembinaan.

















