Beliau menjelaskan bahwa terdapat tiga gebrakan utama, yaitu “Dapur Gizi”, “Gerakan Bawang Secanting”, dan “Mantul SeHati”.
“Dapur Gizi merupakan simbolisasi sebuah wadah di mana masyarakat dapat mendiskusikan dan merumuskan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mempercepat penurunan tingkat stunting di tingkat desa/kelurahan. Ini akan menghasilkan kebijakan, program, rencana pendanaan, serta edukasi dan sosialisasi. Sementara itu, Gerakan Bawang Secanting adalah singkatan dari ‘memBAWa balita untuk ditimbANG SEbagai upaya CegAh stunting’,” jelasnya.
Maya Suganda Pasaribu menambahkan bahwa “Mantul SeHati” adalah singkatan dari “MAkan Ikan dan TeLUr SEtiap hari agar seHAT bergizi”, yang menjadi tagline promosi bagi masyarakat untuk memberikan asupan makanan yang tinggi protein kepada balita dan keluarga mereka, termasuk edukasi mengenai cara mengolah makanan yang menarik.
Beliau berharap agar para kader PKK di Babel dapat berkolaborasi dan bekerja sama dalam menerapkan program-program ini di wilayah masing-masing.

















