Handoko menambahkan bahwa acara puncak peringatan HAKIN meliputi Anugerah Tinarbuka, penghargaan tertinggi dalam keterbukaan informasi publik yang diberikan kepada pimpinan Badan Publik. Acara tersebut juga diiringi dengan pengukuhan Duta Keterbukaan Informasi Publik yang terdiri dari tokoh-tokoh seperti Prof. Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P (Menko Polhukam RI), pakar komunikasi politik Effendi Gozali, M.Si., MPS., Ph.D, Wina Armada Sukardi, S.H., MBA., MM, dan Titi Anggraini, S.H., M.H yang mewakili unsur perempuan.
“Tugas dan fungsi Duta Keterbukaan Informasi Publik adalah untuk mensosialisasikan, mengedukasikan, serta membudayakan Keterbukaan Informasi Publik sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ungkapnya.
Dalam puncak peringatan HAKIN, juga dideklarasikan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024 yang damai, jujur, transparan, akuntabel, dan inklusif. Selain itu, diumumkan juga adanya monitoring dan evaluasi Badan Publik serentak yang pertama kali dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

















