Keempat aplikasi ini dikembangkan oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah, termasuk Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan DKPPKB, Bidang Keluarga Kesejahteraan Keluarga Berencana, serta Bidang Pembinaan Sekolah Dasar dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.
“Aplikasi-aplikasi ini bukan hanya untuk memenuhi persyaratan pelatihan kepemimpinan saja, tetapi juga dapat dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta memenuhi kebutuhan masyarakat dan semua kalangan publik,” jelas Eddy.
Ia menekankan bahwa keempat aplikasi ini merupakan hasil inovasi dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah dan pejabat administrator, dan dorongan diberikan agar aplikasi-aplikasi ini dapat digunakan secara maksimal untuk kepentingan semua pihak.
“Dengan inovasi ini, kami berharap dapat meningkatkan kinerja dan memenuhi kebutuhan masyarakat serta publik secara lebih efektif dan efisien,” tambahnya.
Harapan mereka adalah agar inovasi yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara dan menghilang begitu saja, melainkan aplikasi-aplikasi tersebut dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan secara berkala melalui Diskominfo.

















