Selain mengatasi masalah harga, pelatihan ini juga diharapkan dapat mendorong petani untuk beralih menggunakan pupuk organik. Menurut Hamzah, pupuk organik memiliki manfaat yang tidak kalah dengan pupuk kimia atau non-organik.
“Pupuk organik tidak hanya berguna untuk menyuburkan tanah dan tanaman, tetapi juga dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman, termasuk tanaman keras, kopi, dan pangan,” tambahnya.
Selain manfaatnya yang serupa, pupuk organik juga memiliki keunggulan dalam hal harga. Harga pupuk organik cenderung lebih terjangkau dibandingkan pupuk non-organik.
“Dengan biaya produksi yang lebih rendah, para petani dapat menikmati hasil yang lebih maksimal,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, DKPP Belitung berharap dapat mendorong petani-petani lokal untuk menjadi lebih kreatif dan mandiri dengan menghasilkan pupuk organik sendiri, sehingga mereka tidak tergantung pada pupuk yang dijual di pasaran dan dapat mengurangi biaya produksi mereka.

















