Namun demikian, Joko mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian peringkat ke-12 nasional dalam nominasi PPD 2023. Hal ini menjadi sejarah karena merupakan kali pertama kabupaten ini masuk dalam nominasi PPD yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa yang berhasil kita raih. Namun, seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, semua kabupaten memiliki kesempatan yang sama, dan peringkat ke-12 adalah prestasi yang membanggakan,” ujar Joko.
Ia menjelaskan bahwa penilaian PPD 2023 hanya memfokuskan pada satu program yang telah berjalan dan satu inovasi dari program-program pemerintah daerah.
Oleh karena itu, pada tahun depan, mereka akan mengembangkan program-program yang lebih kompleks dengan “desain” yang matang, karena penguatan inovasi daerah menjadi hal yang sangat penting dalam penilaian.
“Kami telah mempersiapkan segalanya sejak saat ini agar lebih matang dalam mengikuti nominasi PPD 2024. Dokumen yang disusun tahun ini akan menjadi acuan kami untuk meraih penghargaan tahun depan,” tambahnya.

















