Meningkatnya Kasus Sifilis di Indonesia: Tantangan dalam Mengatasi Penularan pada Ibu Hamil

banner 120x600
banner 468x60

Pada tahap ini, gejalanya berupa luka seperti ruam atau bisul yang tidak terasa sakit. Beberapa gejala lainnya yang mungkin muncul antara lain:

  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Nyeri otot dan sendi.
  • Demam.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Rambut rontok.
  • Perubahan penglihatan.

Luka seperti bisul atau kutil pada tahap ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-6 minggu jika penderita mendapatkan perawatan medis. Namun, jika tidak diobati, sifilis akan berkembang menjadi tahap sekunder.

banner 325x300

2. Sifilis sekunder

Pada tahap sifilis sekunder, ruam atau bisul dengan tekstur kasar akan semakin menyebar di kulit tanpa rasa sakit. Ruam ini tidak hanya muncul di area alat kelamin, tetapi juga dapat tumbuh di ketiak dan selangkangan. Gejala lainnya termasuk demam, nyeri otot dan sendi, pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat badan, kerontokan rambut, dan sakit tenggorokan.

Gejala sifilis sekunder masih dapat sembuh jika segera ditangani. Namun, jika gejala semakin parah, dapat berkembang menjadi tahap sifilis tersier.

3. Sifilis tersier

Sifilis tersier merupakan perkembangan infeksi sifilis sekunder yang tidak diobati. Pada tahap ini, gejalanya akan semakin parah dan mempengaruhi organ dalam tubuh, seperti:

  • Kerusakan katup jantung dan aneurisma.
  • Gangguan pada sistem saraf pusat.
  • Tumor pada tulang, hati, dan sendi.

Sifilis tersier juga meningkatkan risiko komplikasi lainnya, seperti neurosifilis, okular sifilis, dan otosifilis.

4. Neurosifilis, ocular sifilis, dan otosifilis

Neurosifilis, okular sifilis, dan otosifilis adalah komplikasi sifilis yang muncul akibat infeksi yang telah berlangsung dalam waktu lama tanpa penanganan medis yang tepat.

  1. Neurosifilis adalah infeksi pada sistem saraf pusat yang mempengaruhi koordinasi gerak dan kemampuan berpikir. Gejala neurosifilis meliputi sakit kepala, kelemahan otot dan sendi, kebingungan, demensia, dan bahkan kelumpuhan.
  2. Okular sifilis berkaitan dengan penurunan penglihatan akibat sifilis, dengan gejala seperti bintik-bintik mengambang di mata (floaters), penglihatan kabur, dan bahkan kebutaan.
  3. Otosifilis adalah komplikasi sifilis yang mempengaruhi kemampuan pendengaran. Tanda-tanda seseorang mengalami komplikasi ini termasuk kehilangan keseimbangan, denging di telinga, pusing, dan vertigo.

Apakah sifilis bisa sembuh?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *