“Masyarakat tidak perlu khawatir tentang ketersediaan ternak untuk qurban. Kami telah berkoordinasi dengan para peternak dan berusaha keras untuk menjaga harga tetap stabil. Hal ini juga sejalan dengan upaya kami untuk mendukung perekonomian lokal,” tambah Bupati Ahmad.
Masyarakat juga diminta untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan kebutuhan dan ketersediaan ternak kepada pemerintah kabupaten. Hal ini akan membantu tim pemantau dalam mengidentifikasi daerah-daerah yang membutuhkan bantuan khusus.
Dengan adanya pemantauan yang intensif ini, diharapkan pelaksanaan ibadah qurban di Kabupaten Bangka Barat dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan penuh sukacita.

















