Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung fokus pada tiga aspek utama dalam perluasan pemahaman CBP, yaitu:
- Cinta Rupiah: Masyarakat diajak untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang Rupiah dan merawatnya dengan baik. Hal ini mencakup kemampuan mengenali karakteristik dan desain Rupiah, serta menjaga diri dari risiko uang palsu.
- Bangga Rupiah: Rupiah diangkat sebagai identitas dan simbol Negara. Masyarakat diharapkan dapat memahami Rupiah sebagai alat yang sah, simbol kedaulatan NKRI, dan alat pemersatu bangsa.
- Paham Rupiah: Fungsi Rupiah dalam perekonomian ditekankan, agar masyarakat memahami peran Rupiah dalam peredaran uang, stabilitas ekonomi, dan fungsinya sebagai alat penyimpan nilai.
Agus Taufik menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2023, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melaksanakan berbagai program edukasi CBP, mencakup kegiatan seperti CBP Go to Pondok Pesantren, CBP Go to School, CBP Go to Panti Asuhan, CBP Go to Teller Bank, dan lainnya.













