Jakarta, babelgraphic.com – Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden (Wapres) Indonesia, mengungkapkan bahwa utang Indonesia akan melampaui angka Rp 8.000 triliun. Pernyataan ini disampaikan oleh tokoh berpengaruh tersebut dalam sebuah acara televisi nasional. (Dikutip dari edaran.id, Minggu(11/06/2023)).
Menurut JK, pemerintah Indonesia saat ini harus mengeluarkan dana sebesar 1.000 triliun per tahun untuk membayar bunga utang. Dengan jumlah utang negara yang mencapai Rp 7.850 triliun, JK memprediksi bahwa dalam beberapa bulan ke depan, utang tersebut akan mencapai Rp 8.000 triliun. “Bulan-bulan ini pasti naik menjadi Rp 8.000 triliun,” ujar Jusuf Kalla, dikutip pada Minggu (11/6/2023).
Utang pemerintah saat ini didominasi oleh surat berharga negara (SBN) yang memiliki tingkat suku bunga rata-rata sebesar 6,5 persen per tahun. Dengan asumsi utang pemerintah mencapai Rp 8.000 triliun, dimana sebagian besar terdiri dari SBN dengan tingkat suku bunga tersebut, JK menyebut bahwa pemerintah harus membayar bunga sebesar lebih dari Rp 500 triliun per tahun. “Itu hanya untuk bunga saja. Utang ini akan dicicil dalam jangka waktu rata-rata 10 tahun, yang berarti dalam 10 tahun utang tersebut harus dilunasi,” ungkap JK.















