Buah kaya akan vitamin C, karotenoid, dan flavonoid yang bersifat sebagai antioksidan. Zat-zat ini membantu mencegah penumpukan dan pengerasan kolesterol serta lemak di pembuluh darah yang dapat memicu stroke. Selain itu, antioksidan tersebut juga membantu memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah ke seluruh tubuh tetap lancar.
Tak hanya itu, buah-buahan juga merupakan sumber magnesium dan kalium yang dapat membantu menjaga detak jantung tetap stabil. Dengan memenuhi kebutuhan asupan buah harian, Anda dapat menjaga kesehatan jantung dan mencegah risiko stroke yang membahayakan.
2. Menurunkan risiko terkena kanker
Makan buah secara teratur tidak hanya memberikan manfaat kesehatan umum, tetapi juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker payudara. Sebuah studi dalam jurnal The BMJ menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayuran secara teratur dapat memperpanjang umur dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 5 persen. Buah-buahan seperti apel, pisang, jeruk, dan anggur kaya akan alfa-karoten yang dapat mengendalikan hormon progesteron dan estrogen, sehingga menurunkan risiko terkena kanker payudara. Asupan serat yang tinggi dalam buah-buahan juga dapat membantu menurunkan hormon pertumbuhan dan estrogen, yang dapat menjadi pemicu kanker payudara. Selain itu, buah kaya akan vitamin C, karotenoid, dan flavonoid, yang bersifat antioksidan dan dapat mencegah pengerasan kolesterol dan lemak di pembuluh darah, serta membantu memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah ke seluruh tubuh tetap lancar. Dengan demikian, makan buah secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
3. Menjaga berat badan
Berat badan yang sehat dapat dijaga dengan mengonsumsi buah secara teratur. Mengapa demikian? Kandungan serat dalam buah mampu membuat perut terasa kenyang dalam waktu lama, sehingga mengurangi nafsu makan dan membantu menjaga asupan kalori harian tetap terkontrol. Selain itu, buah memiliki indeks glikemik rendah, sehingga tidak memicu lonjakan gula darah yang drastis. Kandungan polifenol pada buah juga meningkatkan sensitivitas insulin, yang membantu tubuh merespons insulin dengan baik. Sensitivitas insulin yang meningkat ternyata berhubungan dengan penurunan berat badan. Oleh karena itu, menjaga asupan buah secara teratur dapat membantu menjaga berat badan yang sehat.
4. Mengurangi risiko kerusakan sel
Buah-buahan memang menjadi sumber kaya antioksidan yang mampu membantu tubuh melawan radikal bebas. Radikal bebas sendiri adalah molekul yang memiliki jumlah elektron yang tidak seimbang sehingga mudah bereaksi dengan molekul lainnya dan menyebabkan kerusakan sel. Hal ini dikenal sebagai stres oksidatif yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit kronis seperti aterosklerosis, kehilangan penglihatan, kanker, dan demensia. Kandungan antioksidan pada buah seperti vitamin C, vitamin E, karotenoid, flavonoid, fenol, polifenol, dan fitoestrogen dapat membantu menyeimbangkan jumlah elektron pada radikal bebas sehingga tidak bersifat reaktif dan merusak. Maka dari itu, mengonsumsi buah-buahan secara teratur bisa membantu menjaga kesehatan tubuh dan mencegah risiko terkena penyakit kronis.
5. Menjaga kesehatan tulang
Makan buah tidak hanya baik untuk menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga kesehatan tulang. Beberapa jenis buah mengandung kalium yang baik untuk kesehatan tulang. Kalium membantu menetralkan asam yang ada di dalam tubuh yang bisa mengurangi kepadatan tulang. Selain itu, kalium juga membantu menjaga kadar kalsium di dalam tulang sehingga kepadatannya tetap terjaga. Beberapa buah yang merupakan sumber kalium, antara lain alpukat, pisang, jeruk, aprikot, dan prun.

















